Sama sekali enggak pernah kebayang ada di titik ini. Masa tersulit sepanjang hidup. Saat di mana roda kehidupan bener – bener ada di bawah. Terpuruk. Iya gak sih? Entahlah…

Satu malam, ada yang bilang, “kehidupan itu kan terus berputar seperti roda, jadi ada masa dimana kita ada di atas dan ada di bawah. Kalo nisa sekarang ada di bawah, suatu saat nanti pasti nisa bakal ada di atas.” Kata – katanya cukup menyadarkanku untuk tetap bersyukur dengan apa yang aku miliki saat ini. Aku yakin, di luar sana masih banyak yang kurang beruntung dari pada aku. Alhsmdulillah sampai detik ini nsa masih bisa menghirup udaraNya, masih bisa tersenyum, masih bisa berbagi tawa dengan mumu tercinta. (Luv you so much :-* )

Memang enggak banyak yang tau tentang siapa nsa sebenernya, bahkan mungkin enggak ada yang tau. Nsa yang mereka kenal itu nsa yang rame, supel, cerewet, riang, hiperaktif, konyol, bluun, dll. Sama sekali enggak keliatan ada masalah. Bukan enggak mau berbagi. Hanya sampai saat ini nsa belum nemuin orang yang bisa diajak berbagi (kecuali ‘dia’), apa lagi yang namanya sahabat, nsa mulai enggak percaya dengan yang namanya sahabat. Bulshit. Nothing. Ada saat mereka membutuhkan, hilang saat dibutuhkan. Apa seperti itu sahabat??!

*d’masiv – jangan menyerah*

Advertisements