Sebuah kisah nyata yang selalu menghantuiku entah sampai kapan. Namun ku harap tak akan pernah lagi. Kisah dari sebuah masa lalu yang sangat rumit. Mungkin kalau diungkap dalam kalimat, Kau yang melepasku, kau juga yang tak merelakanku. Sama sekali aku tak menyangka (berharap pun tidak) akan dihadapkan bahkan berada dalam situasi seperti ini LAGI. Jujur aku sangat sangat terganggu. Sebuah feeling yang sempat hilang, kemampuan yang aku andalkan, entah kenapa kembali menguat. Ya, kemampuan itu kembali. Seperti sebuah kelebihan yang Allah karuniakan kepadaku. Terima kasih ya Allah 🙂

Ini benar – benar terjadi, dalam situasi dan kondisi yang sangat mendukung. Secara bersamaan (aneh memang bias dalam waktu yang sama) “mereka” dating tanpa diundang. Secara tidak langsung mencoba mengusik hati dan SUKSES mengguncang jiwa ini (tanpa bermaksud Lebay, tapi kenyataan). Hanya saja berbeda cara kami dalam menyikapinya. *Di satu sisi, dengan sekuat tenaga tapi santai, ku coba yakinkan“nya” bahwa aku bukan yang terbaik untuknya. Aku tak ingin menyakitinya meski bukan itu maksudku. Hasilnya? Berhasil! Meski dengan sedikit kebohongan yang membuatnya menyerah untuk terus menunggu dan berharap. Ku yakinkan bintangnya takkan lagi berpijar untuknya. Ku bukan milikknya lagi. *Di sisi lain, “dia” datang di saat kejenuhan menyelimuti. Waktu yang sangat tepat. Mampu menghancurkan mimpi seorang wanita yang rapuh, sangat rapuh, tak setegar apa yang semua orang lihat. Hum,,sepertinya tak perlu ku ceritakan. Sama aja buka aib sendiri! (maup..maup..)

*fuLL of Love story, but I HATE THIS!*

-nie-

Advertisements