feel like..

seketika pandangan mengabur
nafas kian memburu
namun sesak..
tenggorokan tercekat

semua semakin kabur
sedetik kemudian buliran air menetes
ah..
air apa lagi ini?

sedih?
apa yg aku sedihkan?
marah?
dg alasan apa aku marah?

kalau aku sendiri tak tau
lalu siapa?
GOD..tell me what I feel

Advertisements

dear mantan…

5 Juni 2011

Hari ini 23th usiamu. Hanya doa yang dapat ku panjatkan padaNya. Berharap kau slalu bahagia dan dalam lindungannya. Ku terus berharap dan berdoa agar kau slalu ikhlas menerima semua yang telah digariskanNya, juga slalu menerima dengan sabar, dan jangan lupa untuk selalu BERSYUKUR atas apa yg telah DIA berikan untukmu. Semua kemudahan dan karunia yg DIA berikan lewat siapa pun mereka. Di luar sana masih sangat banyak yang tak seberuntung kamu. Aku yakin kau akan mendapat kebahagiaanmu seletah semua kerja kerasmu. Senyummu akan kembali. Semua akan terbayar. Pasti 

6 hari lagi, 11-6-11, semua tak akan lagi sama. Semua benar-benar akan berubah. Terutama hidupmu. Karena hidupmu tak akan lagi sendiri. Tak akan ada lagi kata-kata kesepian. Ah, tak perlu ku sebut satu persatu. Hari itu, kau akan mengucap janji padaNya untuk setia kepadanya yang disaksikan kedua orang tuamu yang akan tetap menganggapku anak dan tetap ku sayang, adik-adik cantikmu yang selalu memanggilku “mbak”, orang tuanya, seluruh keluarga besar kalian, teman-teman kalian, juga penghulu tentunya. Ya, penghulu. Hari itu InsyaAllah kalian akan dipersatukan.

Malam ini, aku hanya ingin menyampaikan, “I’, Papa, Bunda, nsa sudah ikhlas lahir batin, nsa di sini sudah lama punya seseorang yang selalu siap jagain nsa, yang nsa sayang, juga sayang nsa. Kalian akan tetap jadi keluarga nsa. Nsa akan tetap sayang kalian seperti kata papa yang akan sayang nsa sampai waktu yang tak terbatas.” 🙂

Happy birthday Ji’i… 🙂

new place… (adaptasi lagi)

hei hei..lama gak update. sebenernya sih ada yang mau diposting sebelum ini. tapi nampaknya saya lupa. hahaha. harap maklum, saya lumayan pelupa 😀

Hari ini, hari pertama saya training kerja. part time aja. kenapa akhirnya saya memutuskan untuk kerja? Pertama karena biar bisa bangun pagi (iya, saya paling susah bangun pagi, tepatnya tidur lagi setelah subuhan. huhu). Kedua, pagi dan siang bukan waktu yg produktif untuk skripsweet *ehm*. Ketiga, melihat keadaan dompet yang semakin menipis, pengen punya penghasilan sendiri lagi, biar gak tergantung 😀 Keempat, bantuin abang kumpulin modal. hahaha

Jadi ceritanya sekarang ini ni, lagi ngantuk akibat ndak ada yg diajak ngobrol. huhuu. Oia, ada sih, saya training sm yg udah senior, namanya sisca, dia imut lhoh, manis, baik pulak. *malah promosi* hhaha. tapi dia lagi ng-sent tugas katanya 😛 ya jadilah saya sendirian. Nungguin ada yang dateng dan pergi.

Ngomong-ngomong tempat baru, pasti ada orang-orang baru juga, dan pasti harus adaptasi lagi dengan lingkungan baru ini. Enak kalo orang-orangnya supel juga, kalo ada yang gak? Harus extra lagi pasti. Tapi semoga gak lah. aamiin. *btw, ni keyboard gak enak banget, buat coding udah dibanting kali’ ni sm si abang :D*

Inget si abang jadi inget semalem harus ngeyakinin dia dulu kalau saya baik-baik saja di sini 🙂 Kata-katanya jadi semacam tantangan untuk saya buat buktiin kalo saya “baik”.

Doakan saya yaaa. Semoga sukses hari ini dan seterusnya. Semoga ada cerita2 yang bakal menarik untuk saya ceritakan, dan semoga tidak mengesalkan. aamin. hahaha

*glek* bingung mau kasih judul apaan sekarang. hadeh…

for someone who doesn’t know me

itu sakit..
aku tau betul

itu perih..
aku paham sangat

itu menyiksa..
aku yakin pasti

terlalu naif..
bila tunduk kepada rasa
kamu buta..
buta oleh rasa yang fana

dia memang satu
tapi DIA maha adil
jangan sia-kan rasa untuk dia yang tak mengerti rasa

hargai dirimu, juga rasamu..
mereka akan menghargaimu 🙂

cinta itu be yourself 🙂

*for Mr. broken heart who is in love to Miss Heart breaker

looking for…

saat tangis menjadi tawa
saat duka menjadi canda
dan angan pun menjadi nyata

coba mencari kata tepat
awemose? amaze?
kurang tepat..
bahagia?
ini lebih dari kata itu

aah..
lagi lagi tak dapat terungkap
atau harus aku yang ciptakan
ciptakan kata yang tepat
tuk wakili rasa ini

. . . . . . . . . . . . . . . ,

yang kadang tak terdeskripsikan

yang kadang tak terdeskripsikan
entah karna tak bisa

tak mampu

tak ingin

atau
mungkin karna tak tahu

yang nantinya
dapat berakhir dalam untai kata
sebuh pembuktian
atau hanya menjadi seonggok rasa

terabaikan..
tertimbun rasa yang lain
dan terlupakan

“pohon kacang atom seperti apa ya???”

ini cerita cuma pendek sih memang. tapi lumayan bikin saya ketawa hari ini. cerita pertama dari sebuah ruangan di sekolah dasar.

guru : “jadi hari ini kita belajar tentang kacang ya, anak – anak..”
murid2 : “iya buuuuk!”
guru : “coba, siapa yang bisa menyebutkan macam – macam jenis kacang?”
murid dodol : “saya buuuk!” *sambil angkat telunjuk*
guru : “ya, banu..” *nama disamarkan* “apa saja?”
murid dodol : “banyak bu, ada kacang tanah, kacang mede, kacang asin, kacang atom, kacang bawang!” *dengan percaya diri dia menjawab*
murid dodol2: “kalo itu aku jg tau buk! kacang disko, kacang kulit, kacang pedas. iya kan bu?”
guru : “…………”
murid dodol3: “eh bukan itu tauk! yg bener tu ya…..
guru : *terseyum bersyukur ada muridnya yang pintar yang bisa membenarkan teman – temannya tadi*
murid dodol3: “kacang garuda, kacang dua kelinci, kacang..kacang..kacang yg dr bali itu apa ya namanya?”
**GUBRAKKK!!!**
guru : “banu…kalo kacang atom itu pohonnya seperti apa ya nak? pernah liat?”
satu kelas : “…………………………………….”

wkwkwkwkwkwkwkwk!
*asli ngakak ada cerita ini ni*

cerita kedua dari tetangga yang membeli roti pada tukang roti keliling. ada anak laki – laki sekitar kelas dua satu atau dua esde dateng menghamipiri tukang roti yang sedang sibuk mencari kembalian untuk saya dari dompetnya. anak itu membawa dompet yang sepertinya lebih pantas untuk cewek *emang gak penting sih dompet cowok apa cewek. hehe*

*percakapan berikut aslinya dalam bahasa jawa dan sudah saya terjemahkan*
anak kecil : *dengan lugunya* “mas, mas, roti yang ini ni kalo pake sepuluh ribu, kembaliannya berapa ya mas?”
tukang roti: “yang mana dek?” *masih ngitung uang kembalian untuk saya*
saya : *nahan ketawa dan gigit – gigit plastik roti*
anak kecil : “ini lho mas..yang ini..” *sambil tunjuk – tunjuk roti yang dimaksud*
tukang roti: “oh itu kembaliannya enam ribu.” *kasih kembalian ke saya* “makasih mbak..”
saya : “makasih mas..sama – sama..” (kebiasaan bilang makasih) *nerima uang kembalian sambil nahan ketawa, buru – buru masuk rumah dan sukses ketawa!*

lucu juga ini anak, bukan tanya berapa harganya, tp tanya kalo bayar pake sepuluh ribu, berapa kebaliannya? (adaadaaja)
LOL! LOL! LOL! LOL! LOL! LOL! LOL! LOL! LOL! LOL! LOL! LOL!

makasih yg udah baca..jangan lupa kritik saran 😉